Journal

Anak Muda berikut akan mengubah Persepsimu tentang Santri

Di tengah hingar-bingar peringatan Hari Santri Nasional di jejaring sosial, sebuah tulisan iseng secara tak sengaja muncul di Timeline Facebook:

“Santri, tidaklah lantas melulu menjadi guru agama, ustadz, dan penghulu.”

Tulisan tadi menarik karena secara tidak langsung menunjukkan betapa masyarakat masih memandang santri dalam perspektif yang sangat sempit. Seolah-olah kalau lulusan pesantren itu kerjanya ya “hanya” guru agama, ustadz, atau penghulu saja. Bukannya saya merendahkan profesi-profesi tadi. Masing-masing toh punya peran yang tak bisa dianggap remeh di masyarakat. Tapi, saya kemudian bertanya, benarkah peran santri khususnya di Indonesia hanya sebatas pada pekerjaan-pekerjaan tadi? Mungkin, kita perlu “piknik” sejenak dan berkenalan dengan nama-nama di bawah ini, mereka yang berlatarbelakang santri, tapi prestasinya di bidang keilmuan dan pengabdian masing-masing telah mengubah persepsi saya tentang “santri”.

1. Malik Khidir

malik

Saya pertama kali kenal beliau saat masih menjadi anggota Gadjah Mada Aerospace Team (GMAT) di tahun 2012. Kebetulan beliau adalah salah satu anggota Gadjah Mada Robotic Team (GMRT) di tahun yang sama. Meskipun saat itu kami belum pernah berinteraksi langsung, tapi prestasi beliau yang ikut serta membawa GMRT menjuarai Kontes Robot Nasional Divisi Berkaki, menjuarai Trinity College Fire Fighting Home Robot Contest, serta mendulang 2 medali emas dan 1 medali perak di Robo Games 2013 Olympics di Amerika adalah salah satu motivasi utama saya di GMAT saat berkompetisi di Kompetisi Muatan dan Roket Indonesia 2013.

Interaksi kami berikutnya terjadi ketika kami sama-sama menjadi bagian dari kontingen UGM saat menjadi juara umum di Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2014 di Semarang. Selain itu, beliau juga tengah merintis usaha di bidang robotika yang kebetulan juga in-line dengan bisnis yang saya dan teman-teman inisisasi tahun 2014 silam.

Oh ya. Setahu saya sih beliau masih single lho. 🙂

2. Birrul Qodriyyah

birrul

Mahasiswa UGM tentu tak asing lagi dengan nama yang satu ini. Mbak yang juga didaulat menjadi Mahasiswa Berprestasi UGM 2013 ini menghebohkan media ketika pidatonya di Silaturrohim Mahasiswa Bidik Misi Nasional membuat Presiden SBY menangis tahun 2014 silam. Silakan simak videonya di bawah ini.

Saya termasuk beruntung karena pernah mendengar langsung kisah inspiratif beliau saat kebetulan menjadi moderator salah satu acara fakultas yang menghadirkan alumni Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran UGM ini. Kalau ditanya masalah prestasi, rasanya tulisan singkat ini tidak akan cukup memuatnya. Selain prestasi di bidang akademik, beliau juga menginisiasi beberapa forum mahasiswa di UGM seperti Gadjah Mada Inspiration Forum serta Santri Inspiration Centre yang dibentuknya bersama mas Malik Khidir.

3. Hadi Susanto

hadi

Saya pertama kali bertemu langsung dengan beliau di acara gathering Keluarga Islam Indonesia di Britania Raya (KIBAR) beberapa bulan silam. Di antara beberapa pembicara yang dihadirkan dalam diskusi saat itu, beliau yang paling menarik perhatian saya karena beliau naik ke atas panggung sembari menggendong putri kecilnya yang sedang terlelap tidur.

Pria asal Lumajang yang pernah mengecap pendidikan di ITB dan University of Twente, Belanda ini kini menjadi dosen tetap Departemen Matematika University of Essex, United Kingdom. Sudah banyak mahasiswa asal Indonesia yang menempuh studi doktoral di bawah bimbingan beliau. Soal publikasi ilmiah sih jangan ditanya. Mantan peraih penghargaan Ganesha Prize tahun 2000 ini kini tinggal bersama istri dan 4 orang anaknya.

tuhanahlimtk

Di tengah kesibukannya sebagai dosen, pria yang juga mendapat amanah sebagai ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Istimewa NU United Kingdom ini baru saja menerbitkan sebuah buku tentang asyiknya matematika yang dikomentari langsung oleh Kang Abik (Habiburrahman El-Shirazy). Buku ini bisa didapatkan di toko buku terdekat.

Jika buku ini saya baca dulu saat saya masih di pesantren, mungkin, bisa jadi, saya lebih cinta matematika dibandingkan Alfiyyah Ibnu Malik – Habiburrahman El-Shirazy

4. Ainun Najib

ainun

Mungkin saya tak perlu lagi memperkenalkan sosok yang satu ini. Nama beliau santer terdengar usai menggagas situs KawalPemilu.org usai Pemilihan Umum 2014 lalu. Mantan data scientist IBM Singapore ini baru saja menginisasi acara Hackathon Merdeka, sebuah ajang kompetisi IT, di Istana Presiden Agustus silam. Bukan sekedar kompetisi biasa, Hackathon Merdeka pertama tersebut langsung mempertemukan para pemenang dengan Presiden Joko Widodo beserta para menteri terkait untuk mendikusikan implementasi dari karya-karya yang dihasilkan agar bisa digunakan untuk membantu masyarakat luas. Sebenarnya saya belum pernah bertemu beliau di dunia nyata. Kebetulan saja banyak teman-teman saya di Singapura yang selama ini mengenal beliau secara personal. Saat ini, mas Ainun masih tinggal bersama keluarga di Singapura.

Peran Santri saat ini?

Apa yang sebenarnya ingin saya sampaikan di sini? Keempat sosok yang saya sebutkan di atas sebenarnya telah menguatkan kata-kata yang saya paparkan di awal tulisan, bahwa saat ini peran santri tidak melulu di masjid, madrasah, dan Kantor Urusan Agama. Sudah banyak santri yang keluar dari pesantren masing-masing dan ikut andil untuk kemakmuran masyarakat. Kalau dulu para santri berjihad mengusir penjajah, kini sudah saatnya santri ikut serta berjihad mengusir kemiskinan dan kebodohan dari bangsa ini. Seperti syair Imam Asy-Syafi’ie:

العِلْمُ مَا نَفَعَ لَيْسَ مَا حُفِظَ

Knowledge is what benefits, rather than what memorizes

Selamat Hari Santri.

London, 22 Oktober 2015

Ditulis oleh seorang yang bukan santri, bukan murid Kyai, dan bukan lulusan pesantren mana pun.

Advertisements
Standard

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s